Presiden Club Usahawan Selangor Malaysia Berkunjung ke BUMD Dumai

DUMAI – Perwakilan Pemerintahan Selangor (Malaysia) berkunjung ke kantor Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Pembangunan Dumai Jalan Patimura Kelurahan Dumai Kota Kecamatan Dumai Kota.

Kunjungan perwakilan pemerintahan Selangor ke BUMD PT Pembangunan Dumai pada Rabu sore kemarin untuk membicarakan tentang kerjasama antar kedua belah pihak. Kedatangan mereka ini disambut oleh Direktur BUMD PT Pembangunan Dumai H Bennedi Boiman, S.Sos dan Manager Operasional BUMD PT Pembangunan Dumai, Annora Arsan, SE.

Sementara perwakilan dari Selangor yaitu Presiden Club Usahawan Selangor Datok Zaini Taha, Persatuan Wanita Islam Selangor, Rokiyah Adnan, Muhammad, dan Datin Nurul Ahmad. Direktur BUMD PT Pembangunan Dumai Bennedi Boiman pada kesempatan itu mengatakan, ada banyak peluang usaha untuk kerjasama kedepan, salah satunya pabrik Ready mix (Batching Plan) yang dikelola BUMD Dumai.

“Saat ini pengerjaan proyek Batching plant merupakan alat yang mencampur atau memproduksi beton ready mix sudah 60 persen, mudah-mudahan bulan Juni sudah selesai. Proyek ini sahamnya milik daerah melalui penyertaan modal Pemko Dumai sekitar 28 milyar. Selain itu, ada lahan 50 hektar di daerah Selinsing untuk peti kemas. Dan disisi laut di lokasi tersebut ada 18 hektar lagi lahan yang bisa juga digunakan untuk tanki timbun CPO,” terang Direktur BUMD PT Pembangunan Dumai Bennedi Boiman.

Dikatakan Bennedi, ada pula lahan 40 hektar kawasan wisata di pantai Marina di daerah Puak. Saat ini ada permainan Boat air dan permainan lainnya. Dan lahan sisi darat pada kawasan tersebut bisa dimanfaatkan untuk lokasi berjualan. Ada juga gedung serbaguna untuk rapat dan acara pernikahan dan bisa juga dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan lainnya.

“Jika ada kawan-kawan dari Selangor yang berminat bisa inves melalui BUMD PT Pembangunan Dumai. Kami ingin ada investror yang bisa gali lebih baik lagi. Dari tepi laut Dumai mulai dari Kecamatan Sungai Sembilan sampai ke Selinsing sekitar 173 kilometer akan ada penambahan berbagai industri,” sebut Bennedi.

Manager Operasional BUMD PT Pembangunan Dumai, Annora Arsan menambahkan, pada sisi laut Dumai saat ini sudah banyak berdiri berbagai perusahaan seperti pabrik kelapa sawit, pabrik pupuk, pabrik gula dan lainnya.

“Banyak potensi Dumai yang bisa kita buat kerjasama dengan Selangor termasuk beberapa kota lainnya di Malaysia. Kedepan bisa juga dibuat kerjasama Ekspor-Impor komoditi pertanian, dan lainnya,” ujar sebut Annora.

Presiden Club Usahawan Selangor Datok Zaini Taha pada pertemuan itu mengatakan, untuk kerjasama kedepan akan disampaikan ke Kementrian Malaysia seperti Kementrian Industri, Perdagangan, Pertanian dan Kementrian lainnya.

“Kunjungan kami ke Dumai dalam rangka merencanakan kerjasama antara Dumai dan Selangor. Karena kami melihat Kota Dumai berpotensi untuk melakukan kerjasama. Selain ke BUMD kami sudah bertemu Walikota Dumai untuk membahas kerjasama kedepan dan kami mengundang Walikota untuk datang ke Selangor (Malaysia),” bebernya.

Sementara itu, Persatuan Wanita Islam Selangor, Rokiyah Adnan menyebutkan kedepan bisa juga dibuat kerajasama palabuhan berikat untuk industri kecil.

“Misalnya nenas ada di Dumai, kita bisa bangun pabrik selai nenas di Dumai dan jika kesulitan mendapatkan kemasan seperti botol harus imfort dari Selangor kami bisa masukkan botolnya ke Dumai,” tuturnya.

Dan Rukyiah juga berencana adakan kerjasama export daging dari Malaysia ke Dumai, karena sesuai peraturan Pemerintah Indonesia untuk Impor daging harus melalui BUMD. Dan dia menyebutkan bisa kirim daging dari Selangor sesuai permintaan Dumai.

“Selain itu, bisa juga kerjasama untuk perjalanan umroh melalui Malaysia. Karena, menurutnya perjalanan umroh via Malaysia biayanya lebih murah dibanding melalui Indonesia,” tutupnya.

Reporter : Putra
Editor     : Rio kasairy

( Sumber :  faktariau.com )